PLN Suluttenggo Tidak Peduli Konsumen

Berita Manado.com memberitakan, bahwa Manager SDM/KHA PLN Suluttenggo, Jeffrey Du Puy bersama karyawan PLN melakukan bersih-bersih Eceng gondog di Danau Tondano. Sabtu pekan lalu. Aktivitas PLN Suluttenggo itu, untuk mengatasi pengaruh eceng gondok yang sudah memperhatinkan. tidak hanya mengganggu persediaan air bagi masyarakat, tetapi juga ikut mempengaruhi debit air untuk menggerakkan 3 Unit PLTA.

http://waisalqarni.files.wordpress.com/2009/10/logo_pln.jpg

Panitia pelaksana Viktor Monintja  mengatakan kegiatan yang  digelar ini sebagai wujud kepedulian PLN pada kelestarian lingkungan, terutama untuk kesediaan air. ”Eceng gondok mengancam berkurangnya debit air Danau Tondano,” katanya.

PLN Suluttenggo terpanggil dan berkepentingan pada airnya. “Berkurangnya daya listrik beberapa bulan terakhir ini karena debit air Danau Tondano yang turun drastis. Selain kemarau, juga karena eceng gondok yang sudah memenuhi jalur air ke PLTA,’’ kata  Monintja.

Manager SDM Jeffrey Du Puy  didampingi Manager Keuangan I Wayan Nastra  menambahkan gerakan bersih-bersih eceng gondok menjadi rutinitas karena Danau Tondano, memberikan kontribusi yang besar bagi kelistrikan di Sulut. “ Kegiatan ini juga masih dalam  rangkaian  Hari Listrik Negara ( HLN ) kata Jeffrey Du Puy.

Membaca berita ini, tentunya masyarakat Sulawesi Utara merasa gembira; dimana PLN Suluttenggo telah melakukan upaya-upaya mengatasi krisis listrik.

Akan tetapi sangat disayangkan, upaya tersebut baru dilakukan manakala masyarakat Sulawesi Utara telah menderita akibat sering terjadinya pemadaman listrik.

Sudah sangat besar kerugian yang dialami oleh masyarakat akibat pemadaman listrik yang keseringan dilakukan pihak PLN Suluttenggo.

Simak saja berita dibawah ini :

” PLN = PERUSAHAAN LILIN NASIONAL

Pemadaman bergilir menyusul tanpa sosialisasi membuat warga kota resah dan Institusi vital seperti Rumah Sakit Prof. Kandouw merasa terganggu dan keberatan terhadap kinerja Manajmen PLN Suluttenggo.

Akibat terjadi empat kali pemadaman dalam sehari, RSU prof. Kandouw langsung melayangkan keberatan ditujukan kepada GM PLN Suluttenggo dengan tembusan Gubernur Sulawesi Utara SH Sarundajang.

Sikap itu ditempuh, karena sudah menyangkut nyawa seseorang mengingat disaat pemadaman Tim Medis sedang melakukan Operasi terhadap Pasien, demikian juga berbagai keluhan dimana terjadi Kerusakan Barang Elektronik dan Gangguan Aktivitas yang datang dari Perorangan, Dinas/Instansi Negeri maupun Swasta.

Sebagai pelanggan, Kepala Pegadaian Cabang Manado Sugeng Arianto mengatakan pelayanan PLN Suluttenggo akhir-akhir ini tidak beres dan sangat menggangu aktifitas diantaranya data-data penting yang sudah siap diakses hilang.

”Selama ini PLN Sulttenggo kalau sudah menyangkut haknya selalu tepat, tapi menyangkut kewajiban sangat kacau. Karena tidak memberitahukan pemadaman kepada konsumen” ujar Sugeng yang diperkuat Manajer Operasioanl Pegadaian Manado Iwan Kurniawan.

Karo Perekonomian Sekprov Sulut A.R Assa, SE,MSi memahami kendala PLN Suluttenggo namun yang disesalkan sebagaimana keluhan warga adalah soal kejelasan dan kepastian waktu dan jam pemadaman untuk segera diantisipasi.

Menyikapi siapa yang bertanggung jawab soal kerusakan elektronik, Tegas Assa, seharusnya Lembaga Konsumen harus tampil terdepan karena sudah merugikan konsumen, karena disatu sisi saat pelanggan terlambat membayar tagihan, langsung disegel atau diputuskan tetapi ketika terjadi kerusakan elektronik seharusnya PLN memiliki tanggung jawab moril.

PLN Suluttenggo tidak peduli dengan keluhan konsumen, malah dengan cuek tetap melakukan pemadaman yang tidak karuan saja jadwalnya.

Kegiatan gerakan bersih-bersih eceng gondok di Danau Tondano itu, hanya merupakan cara dari PLN Suluttenggo untuk mengelabui masyarakat Sulawesi Utara. Perlu kiranya dilakukan Audit terhadap management PLN Suluttenggo. Ada banyak ketidak beresan yang terjadi dalam tubuh PLN. Karena itu, biaya pemeliharaan saja tidak ada dananya. Padahal masyarakat / konsumen selalu taat membayar rekening listrik setiap bulan.

Jika hal ini tidak diatasi, maka suatu saat masyarakat bisa ngamuk di Kantor PLN Suluttenggo serta di Kantor-Kantor Cabang PLN se-Sulawesi Utara. Karena masyarakat/konsumen sudah sangat dirugikan.-

Explore posts in the same categories: Daerah, Kemasyarakatan, Nasional, Pembangunan

Tag: , , , , , , ,

You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

One Comment pada “PLN Suluttenggo Tidak Peduli Konsumen”

  1. Pasang Iklan Says:

    wah wah wah…
    makin kacau saja nih…
    krisis listrik telah meraja lela..
    kini pemadaman listrik terjadi di beberapa daerah.
    ini tentu saja merugikan banyak pihak.

    pemadaman ini diakibatkan karena konsumen pemakai listrik terus meningkat.
    sedangkan pasokannya belum memenuhi.

    pemadaman ini juga terjadi karena PLN menderita kerugian besar.
    dimana tindakan pencurian listrik sudah merajalela
    sehingga tidak terkonrol lagi pemakaian listriknya.
    sehingga PLN tidak dapat mendistribusikan pasokan kedaerah2 yang terkena pemadaman bergilir.

    semoga saja pemadaman ini bisa segera diselesaikan.
    semoga saja perawatan serta penambahan genset oleh PLN pada induk2 pusat bisa selesai secepatnya.

    Iklan


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: